Cintakah??

Selasa, 23 April 2013


Jika cintamu lebih sering menjadikan mu sedih dari menggembirakan mu..
Tinggalkan ia dari kekhawatiranmu...
Bukalah hati untuk mendapatkan warna yang lain
Untuk cinta yang tak beriring resah..
Untuk cinta yang tak bersama khawatir..
Untuk cinta yang tak berbayang rasa sakit..
Untuk cinta yang tak menjanjikan luka..
Cinta hakiki..
Untuk Rabb..

SUARA CINTA UNTUK MAMA

Dalam hening malam yang kian membeku..
Dan kebekuan yang kian menyergap..
Sesosok bayangan muncul..
Sosok yang menenangkan ..
Matanya memancarkan cinta..
Senyumnya bergitu tulus..
Kasihnya tak mngharap balasan..
Pelukankannya mengahngatkan..
Ketgarannya mengagumkan.

Untukmu mama yang penuh cinta..
Yang darah dagingmu mengalir dalam diriq
Untukmu yang mnyebutkan namaq dalam doamu..
Untukmu yang setiap nafasmu meresahkan anakmu
Untukmu yang melewati malam dalam doa untukku..
Untukmu yang tiap tetesan air mata untukq..
Untukmu yang rela lapar demiq
Untukmu yang rela kedinginan demi melihatku ternyeyak..
Untukmu yang menyayagi ku dengan segala cinta..
Untukmu yang mengajariku dengan segala kesabaran,..
Untukmu  yang  rela berkeringat karenaq..
Untukmu yang mengharapkan kebaikan untukq
Untukmu yang ingin melihatq sukses..
Untukmu yang senntiasa berdoa untukq..

Adakah lagi yang bisa memberikan semuanya di luar dirimu..

Budaya Tahun Baru, Bolehkah???

Hai akhwati semua...kaifa hal??sebentar lagi kita tahun 2011 akan sgera berakhir , it means tahun 2012 sudah di depan mata. Nah apa dan  gimana persiapan kita menyambutnya?? Dan apa saja persiapan kita menyongsong tahun baru??Apakah kita  harus taqlid dengan kebudayaan barat yang merayakan kedatangan tahun baru.
Nah ikhwah sekalian, budaya menyambut sehun baru dikalangan masyarakat  Indonesia yang mayoritasnya muslim adalah dengan mengikuti  budaya kaum nashran. Seperti  meniup trompet pas pukul 00.00. Atau makan makan dengan komunitas yang dibuatnya sendiri, atau pesta kembang api yang biasanya berkakibat  dengan kecelakaan.
Hmm mari kita flash back sejenak. Sebenarnya dari mana sejarah perayaan tahun baru itu. Apakah Rasulullah SAW pernah merayakannya???
Sebenarnya yang pertama kali membuat kelender masehi itu adalah kaisar romawi yang terkenal bernama Juliaus .... nama masehi ada kaitanya dengan keyakinana agama nashrani. lho..??  Ia Al masih kan.  Yang kemudian penemuan kelender ini di teruskan oleh seorang pendeta nashrani dengan patokan kelahiran yesus kritus. Itulah sebabnya pengucapan semat tahun baru selalu sepaket dengan ucapat selamt natal. githu lho.... dan kemudian kelender masehi ini di publikasikan oleh Paus Goergia 3 di seluruh dataran Eropa yang kemudian menjadi global dan di pake dimana mana bahkan dikalangan ummat muslim.

Nah gimana hukum merayakan tahun baru menurut syariat Islam? Jawabanx jelas. SSTBAH.Sangat  sangat tidak Boleh alias Haram. Titik.
Lho sadis banget sich..?? Ikhwah sekalian dalam syariat Islam ada kaidah ushul fikh yang berbunyi: al ashlu fil amru lil wujub. Asal dari semua  perintah itu wajib. Dan asal dari semua larangan itu haram. Jadi ketika kita melihat suatu yag di larang, dilihat dari hukum asalnya ia adalah sesuatu yang haram.
Benar kah kita harus ikut dalam mearyakan tahun baru? Apakah itu bagian dari kebudayaan Islam? Yang di wariskan oleh Rasulullah saw dan para sahabat yang mulia..?
Nah akwati yang saya cintai: berikut ada sabda Baginda Nabi saw tentang  hukum mengikuti kebiasaan suatu kaum:
“man tasyabbaha bi kaumin fa huwa minhum”
Yang artinya:” barang siapa mengikuti suatu kaum, maka ia termasuk darinya”
Hmm menyimak bunyi hadist di atas, penjelasan nya adalah, hukum atau budaya ataukah kebiasaan yang kita lakukan mengiktui  gaya orang kafir berarti kita ikut kafir, bukan kah begitu?
Karena sesungguhnya orang  nasharani dan yahudi  tidak akan puas hingga kita mengikuti agama mereka.
Nah kita liat, bagaimna mereka merayakan tahun baru?? Diantaranya mungkin juga kita sering lakukan. Seperti makan makan, begadang, tiup trompet, sampai acara pesta kembang api. Kethuilah bahwa semua ritual itu bukan budaya ummat Islam. Tidak ada unsur kebaikan di dalamnya. Karena rasulullah dan para sahabat tidak pernah meryakannya. Seandainya ada kebaikan dalam menjalankanya, tentulahmereka adalah orng pertama yang melkukannya. Sekalilagi itu bukan budaya muslim.

Lantas apa yang sebaiknya kita lakukan pada malam tahun baru..?? Jawabannya malam tahun baru bukanlah sesuatu yang istimewa sehingga tidak perlu mengistimewakannya. Seandainya kita tersadar bahwa itu adlah pergantian tahun, alangkah baiknya jika kitajadikan moment itu untuk bermuhasabah diri. Walaupun sebenarnya anjuran bermuhasabah diri itu sebaiknya dilakukan kapan saja. Tidak mesti atau tidak hanya tunggu tahun baru untuk melakukannya. Dengan bermuhasabah kita bisa melihat, apa saja yang sudah kita raih di tahun sebelumnya dan apa yang belum teraih. Apa kekurangan diri di masa lalu dan hendaknya diperbaiki di masa yang akan datang. Seberapa banyak kita berkorban untuk orang tua, sanak saudara, teman, bangsa dan yang utama berapa banyak yang telah kita berikan untuk agama ini. Saudaraku..bukankah pergantian tahun juga harusnya kita teringat akan umur kita yang semakin mendekati kematian. Bukannya denagn berhura hura sampai lupa diri. Seberapa sisa umur dan seberapa amal yang sudah di perbuat.  Bagaimana persiapan menuju kematian dan kehidupan setelahnya. Sudah cukupkah bekal kita??
Allah berfirman: wal ashr..
Demi waktu. Sesungguhnya manusia beraada dalam kerugian.

Cukuplah peringatan Allah akan kerugian manusia karena sebab waktu yang telah di berikan selama masa hidup sebagi peringatan bagi kita, untuk terusmengingat jatah hidup kita di dunia.

sekali lagi, budaya merayakan tahun baru bukan dari bagian dari ajaran dan budaya islam.
So, say NO WAY untuk perayaan tahun baru.


-RHS-

BERONTAKAN DALAM BISU


Puisi

Aku rasanya terkepung oleh desakan desakan itu
Menampar nampar, medesak bak gelombang raksasa yag siap mengahabisiku
Truss membisikkan kata yang ahh…
Aku pun sudah tahu..
Berhentilah memaksaku..

Ingin rasanya aku berteriak
Berteriak dengan sekeras yang aku bisa..
Melawan debur gelombang raksasamu yang nyaris membunuhku
Dan aku pun sudah melakukannya..
Tapi..
Pada siapa aku marah..
Pada siapa aku berteriak..
Pada duniakah??
Pada zamankah???
Pada keadaan kah
Pada pilihankah???

Aku..
Aku tauu…
Ini duniaku
Ini zamanku
Ini keadaanku
Dan ini pilihanku..
Tapi berhentilah memaksaku
Berhentilah  memaksaku di luar sanggupku..
Karena aku yakin, tanpa paksaan mu..
Tanpa gelombang mautmu..
Akan ku lewati samuderaku
Dengan inginku
Dengan impiku
^__^
-Rahma Hidayah Shaliha-

Makassar Macet

Senin, 22 April 2013




Salah satu realita yang kita jumpai belakangan ini adalah macet. Yaa..Makassar macet. Ini adalah hal yang menjadi konsekuensi dari pembangunan  dan perkembanagn ekonomi yang tidak seimbang. Makassar yang katanya sudah metropolitan, menjadi mustahil baginya jika terhindar dari masalah macet, jika tidak berimbang dengan perubahan system pembangunan atau system transpotasi.
Yang mengherankan adalah, masyarakat kita lebih suka menjadi komentator dan mengkritik dari pada membantu pemerintah mencarikan solusi untuk ini. Atau setidaknya jika tidak bisa membantu menemukan solusi, maka berusahalah menajdi warga Negara yang baik, yang taat pada peraturan lalu lintas. Yaa bagiamanapun lalu lintas itukan milik kita bersama. Yang pakai bukan hanya satu atau dua orang saja. Dan bukan hanya pemerintah saja.
Harusnya kita semua merasa memiliki tanggung jawab untuk masalah macet ini. Bukan hanya mengomel dan selalu menyalahkan pemerintah. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuki kegelapan.
Salah seorang pengamat mengatakan bahwa diantara penyebab macet di Makassar adalah kurangnya akses ‘jalan lingkar luar dan juga karena Makassar menggunakan system transportasi campuran.
Kurangny akses jalan lingkar luar,dimana seharusnya ada jalan yang langsung menghubungkan  Timur dan barat tanpa ada hambatan,semacam fly over misalnya. Ini akan sangat membantu, menghindadarkan makassardari macet. Belejar dari kota kota kecil yang sedang dalam pembangunan, seperti Gorontalo, sudah membangun jalan jalan akses lingkar luar, itu merupakan antisipasi awal, jika kelak kota itu sudah maju dan perkembanagn ekonomi yang sangat pesat. Yang kedua adalah system transporttasi yang masih campuran, dimana kita jumpai di Makassar ini, mobil,motor, becak,bentor berada pada lokasi yang sama. Ini juga merupakan penyebab macet paling besar. Di kota kota maju dunia, yang menejemen dan tata kotanya sudah bagus,kita tidak lagi menjumpai system transportasi seperti ini. Ada baiknya jika di lakukan pembagian kawasan beroperasi untuk tiap tiap jenis angkutan. Agar terciptanya lingkungan dan transportasi yang baik. Karena transportasi suatu kota juga bisa menjadi citra tersendiri untuk kota itu sendiri. Dan mari mulai dari diri sendiri. Ketika kita tidak bisa mengubah apa yang ada di luar jangkauan kita, maka unbahlah mulai dari yang terjangkau dulu. Yaitu diri kita sendiri.