Hati
Senin, 30 September 2013
Diposting oleh
Rahma Afnan
di
Senin, September 30, 2013
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Essay
Mr. Glasses
Jumat, 27 September 2013
“Kiri
pak,”ujarku ke Pak Sopir,tepat di depan sebuah mini market dekat kosan-ku.
Aku turun
dan menyodorkan Rp.4000,-ke arah sopir angkot. Aku baru saja pulang dari
menduplikat kunci kosan-ku. Beberapa bulan lalu, kos kami kemalingan dan kunci nya
di bawa lari sama si maling. Terpaksa harus duplikat lagi.
Aku berniat
mengecek ATM ku. Mama barusan menelfon, katanya dia baru saja mentransfer uang.
Dan ATM terdekat dari kosan adalah di mini market ini.
Jalanan
tampak ramai, sementara saya harus menyebrang jalan untuk mencapai mini market.
Bandwith jalan ini memang kecil tapi banyak di lalui oleh kendaraan, jadinya
ramai. Tak jarang di sini sumber macet pagi dan sore hari.
Aku berusaha
langsung menyebrang, tapi padatnya kendaraan yang lewat membuatku mengurungkan
niatku. Dan memundurkan langkahku lagi. Aku menoleh ke arah kanan, dari arah
kendaraan datang.
Mataku
terpana, oleh seseorang yang menghalangi pandanganku. Beberapa meter dari
tempatku berdiri seseorang laki laki tampak menoleh ke arahku. Dari wajah dan
penampilannya ku tebak dia adalah mahasiswa. Dia di atas sepedanya, tampaknya
ingin menyebrang juga.
Aku sempat
berdegup kencang di buatnya. Dia berkacamata. Celana panjang hitam yang hanya
sampai di atas mata kaki. Jaket almamater hitam.Sangat mirip Luky Perdana,
bahkan awalnya aku kira dia Luky Perdana, tapi kemudian aku berpikir ngapain
Luky Perdana ke sini hehhehe. Kan pasti udah di kerumuni fans tuh. Dan satu lagi, dia berkulit hitam manis.
Aku masih
terbius ketika dia mengalihkan pandangannya. Wooowww..ini betul betul luar
biasa. Aku semakin berdegup kencang ketika dia agak mendekat ke arahku. Matanya
awas memandangi kendaraan yang lewat. MasyaAllah. Dia 100% gagah. Aku
beristigfar dalam hati. Sesaat sebelumnya aku berharap agar kendaraan itu tidak
berhenti. Hahhaha.
Aku kembali
focus pada mobil-mobil yang lewat. Ini memang sudah pukul 17.03. Hmm memang
waktu pulang kerja, wajar padat begini jalannya. Dia berada di sebelah kanan
saya, jadi dia yang akan mulai menyebrang duluan, aku akan ikut. Nanti di jalur
kiri, aku yang akan membuatnya menyebrang gratis hehhhe.
Dari arah
sana tampak sebuah bentor di belakang angkot berjalan lambat. Hmm ini dia
kesempatanya. Aku melihatnya bersiap siap mengayuh. Aku pun mengambil ancang
ancang. Sesaat kemudian jalanan jalur kanan tampak kosong, aku mengikutinya
menyebrang tapi tetap di posisi ku. Aku tak meliriknya lagi.Seluruh perhatianku
terpusat pada lalu lintas. Saya sampai di tengah jalan. Tempat lajur kiri. Aku
berhenti sejenak. Mengawasi kendaraan dari arah kiri. Sejenak aku teringat, doi
pasti berhenti juga, aku menoleh ke belakang, OMG, dia tepat di belakangku.
Sejenak aku berpikir, mungkin dia menungguku menyebrang. Dan dia akan
mengekoriku. Baiklah, aku akan “membimbingmu” menyebrang. Bukankah aku harus
balas budi. ? Hehhehe. Aku menggerakkan tanganku seperti orang yang menyetop mobil
atau menyuruhnya pelan pelan, sambil melangkahkan kaki ku pelan. Seterusnya aku melangkah dengan pasti ke
pinggran jalan.
Di tepi
jalan, ekor mataku menatapnya mengayuh pelan beberapa meter di sampingku. Ketika Aku melangkahkan kaki ke arah kanan,
tepat pintu masuk mini market, aku hampir menabrak ujung roda sepedanya.
Rupanya dia ingin menyalib ke kiri. Kearah apotik di samping mini market.
Ouuhh.. Goshh!! Dia mengerem. Aku berlalu sambil tersenyum. Apa kau mengucapkan
“thank you??”. With pleasure “you’re welcome”. :). Aku meneruskan langkahku ke dalam
mini market. Aku masih tersenyum sendiri membayangkan kisah mini nan lucu. Dari
seberang jalan dan berakhir di seberang yang lainnya. Petugas mini market membalas
senyumku. Aku merasa bersalah, senyum itu bukan untuknya. Tapi untuk seseorang
yang tidak melihatnya. Hahhhhaha. Dari balik kaca, aku melihat sebuah sepeda
terparkir gagah. He is gone :D. Astagfirullah
Diposting oleh
Rahma Afnan
di
Jumat, September 27, 2013
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
QocaQ
Pic dan Persepsi ^_^
Jumat, 24 Mei 2013
Siang itu (kurang ingat tepatnya..hehhe mungkin sebulan lalu), ketika saya dan teman teman lagi break di taman kampus sambil menikmati fasilitas wifi. Semua mengembara di dunia maya, ada yang sekedar nengok 'rumah' nya di sosial network, yang lain browsing jawaban tugas atau materi kuliah dan sebagian malah download film dan lagu lagu kesukaan, sambil tak henti henti ngobrol yang di susul ketawa bareng. Lepas seperti tanpa beban,,padahal tugas menumpuk, sebentar lagi asistensi yang mungkin akan 'dibantai' oleh asdos, laporan yang belum ACC... ah itu urusan belakang mah... sekarang online dan refresh dulu... :D
Saya pun gabung,, masuk dalam majelis dua dunia itu, dunia maya dan nyata dalam waktu yang sama, sayang nya di nyata lagi bareng, tapi di dunia maya punya urusan masing masing... anehnya ngobrol nya masih nyambung tuuh.. weuuww..hebat hebat..hehhe.
Saya membuka laptop ku pelan, meng-on-kannya,memasukkan ID pada wifi kampus,lalu..pluuunggg..saya pun berenang eh terbang di dunia maya. Mengecek 'rumah maya' ku. Rumah pertama tentunya facebook ( 0_o :D ), saya ingin mengutak atiknya sedikit ,hmm mungkin ganti cover. Agak bosen dengan yang lama, sepertiii ...terlalu polos. Saya membongkar pic sebuah fan page kesukaan ku, kali aja ada gambar yang ku suka. Hmm ini dia.. I get it. Donwnload,,lalu change cover,,upload. Terganti!! Woow..keren..saya suka. Selang beberapa menit, ade saya yang kebetulan online menyukainya juga dan pengen cover yang sama. Sehati kali ya..hehheh.
Saking sukanya, saya pamerin tuh cover pada teman2 ku dan minta komentarnya. Waaowww... saya mendapatkan komentar yang beda tiap kepala haha. dan tidak ada yang sama dengan isi kepalaku.. waduuuhh... :D
"Waah keren.. ini jilbab gaul nih"
"Jilbab modern, Rahma.."
"Jibaban dengar musik,!!"
"Muslimah dalam cengkaraman teknologi... I like it"
bla bla bla...
Saya melongo. Bingung. Ko' komentnya nda ada yang sesuai hatiku ya..haha.
Menurut saya sendiri- yang suka sama pic nya- itu ajakan untuk akrab dengan teknology dan menggunakan dengan baik. Zaman sekarang teknology adalah suatu yang tak ter-elak-kan. Dan sebagian orang mungkin memasukkannya ke daftar kebutuhan primernya,,hehhhehe. Siapa pun dia termasuk muslimah berjilbab pun. Lalu.. ada anjuran "USE TECHNOLOGY WISELY!!". Nah ini dia main point nya. Lalu ada kutipan ayat QS 17 :36 "....pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan di tanyakan". Ini alasan kenapa saya sanagt suka :) Model tulisan ala sevent segment pada tulisannya menambah image tech pada pic. I do like it!! Lebay nih.. hehhehe
Tapi dari pertanyaan sederhana tentang foto sederhana ini, saya mengambil pelajaran besar. Saya tidak mungkin menyalahkan mereka yang tidak sependapat denganku. Setiap orang berhak menilai dari apa yang dilihat dan di tangkapnya. Menerima pendapat dan persepsi orang, tentunya memberikan celah celah untuk memikirkan hal lain. Termasuk,ketika kita ingin menyampaikan sesuatu, boleh jadi mereka tidak menangkap apa yang kita maksud.. ini nih yang harus di perhatikan. Kalo nda paham sih masih mending, tapi kalau malah di artikan hal yang laiiin alias salah paham... waah kan berabe tuuh :D
satu pic pun, bahkan menciptakan bermacam persepsi dan komentar :)
oia ini dia pic nya
Use Technology wisely!
#menyambutlelap
Mks, 24 Mei 2013, 00:34
Diposting oleh
Rahma Afnan
di
Jumat, Mei 24, 2013
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
QocaQ
Langganan:
Postingan (Atom)